Kuningan,–Kebakaran melanda kandang ayam petelur milik Yayan Herli BSP di Dusun Puhun RT 07 RW 03, Desa Haurkuning, Kecamatan Nusaherang, Rabu 3/6/2026 pagi. Api menghanguskan bangunan semi permanen 14×28 meter beserta 6.300 ekor bibit ayam. Total kerugian ditaksir Rp120 juta. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini.
Berdasarkan laporan UPT Pemadam Kebakaran Satpol PP Kuningan, aduan pertama masuk pukul 08.27 WIB. Regu 2 langsung meluncur 5 menit kemudian dan tiba di TKP pukul 09.00 WIB. Api baru berhasil dipadamkan seluruhnya sekitar pukul 09.30 WIB.
Saksi sekaligus pengurus kandang, Edo, menyebut api pertama kali terlihat membakar bagian atap. Ia bersama dua rekan sempat memadamkan dengan alat seadanya, namun gagal karena keterbatasan sarana dan tidak ada sumber air di sekitar lokasi. Pemilik, Yayan MTS, lalu menghubungi layanan darurat.
Hasil olah TKP dan keterangan saksi mengungkap api berasal dari percikan mesin pemanas atau open ayam. Percikan menyambar penutup plastik di atap yang mudah terbakar. Api cepat membesar dan menghanguskan seluruh bangunan.
Bangunan semi permanen senilai Rp70 juta ludes terbakar. Dari 6.500 ekor bibit ayam petelur, sebanyak 6.300 ekor mati. Nilai kerugian ternak ditaksir Rp50 juta. Total kerugian yang ditanggung pemilik mencapai Rp120 juta.
Tim Damkar menghadapi kendala akses jalan sempit dan medan menanjak menuju lokasi. Namun berkat kerja cepat 5 personel, api berhasil dikendalikan agar tidak merambat ke kebun warga di sekitar kandang.
Sementara Kepala UPT Damkar Satpol PP Kuningan Andri Arga Kusumah S.E. mengimbau peternak dan masyarakat rutin mengecek kelayakan alat pemanas dan instalasi listrik, baik di kandang maupun rumah tinggal.
“Penting juga menyediakan APAR untuk penanganan awal saat darurat kebakaran. Jika butuh pertolongan, hubungi Call Center Damkar Kuningan (0232) 871113 atau 0813-2269-8881,” ujarnya.
(H. Aboy)

