Usulan Tiga Program Prioritas Dapat Perhatian Anggota DPR RI Daniel Mutaqien

Kuningan,-Keseriusan Bupati Kuningan H. Dian Rachmat Yanuar dalam memperjuangkan pembangunan daerah di tengah keterbatasan anggaran daerah mendapat apresiasi tinggi dari Komisi V DPR RI. Bahkan, Kabupaten Kuningan menjadi daerah pertama yang dikunjungi secara khusus dalam rangkaian kunjungan kerja periode keanggotaan saat ini.

Apresiasi tersebut disampaikan secara langsung oleh Anggota Komisi V DPR RI Fraksi Golkar, Daniel Mutaqien Syafiuddin, saat mendampingi rombongan kunjungan kerja spesifik ke Kabupaten Kuningan pada Kamis (18/6/2026).

Menurut Daniel, kunjungan ini bukanlah kegiatan rutin semata, melainkan bentuk respons nyata atas langkah proaktif yang ditempuh Bupati Dian sebelumnya. Pihaknya menilai kepala daerah ini memiliki komitmen kuat dan tidak segan datang langsung ke lembaga legislatif pusat untuk menyampaikan berbagai kebutuhan pembangunan serta persoalan strategis yang dihadapi Kuningan.

“Kunjungan kami ke sini adalah tindak lanjut langsung dari upaya Bupati Dian yang sudah lebih dulu datang ke Komisi V DPR RI. Kami melihat ada keseriusan dan kejelasan arah pembangunan yang ingin diwujudkan, sehingga Kuningan mendapatkan perhatian khusus dan menjadi daerah pertama yang kami kunjungi pada periode ini,” tegas Daniel.

Ia menambahkan bahwa kehadiran rombongan juga membawa serta para pemangku kebijakan dari kementerian terkait, agar dapat melihat langsung kondisi di lapangan dan memberikan solusi yang tepat sasaran.

Sementara itu, Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar menyambut baik kunjungan tersebut dan menyampaikan rasa syukur atas perhatian yang diberikan.

“Alhamdulillah hari ini kami menerima kunjungan kerja spesifik Komisi V DPR RI bersama jajaran kementerian. Ini merupakan tindak lanjut dari audiensi yang telah kami lakukan beberapa waktu lalu. Kami berharap kebutuhan daerah dapat segera mendapat dukungan yang dibutuhkan,” ujarnya.

Dalam pertemuan tersebut, Pemerintah Kabupaten Kuningan mengajukan tiga program prioritas yang dinilai sangat mendesak dan memerlukan dukungan pemerintah pusat:

Pertama, percepatan pembangunan Jalan Lingkar Timur Selatan (JLTS) sepanjang 9,5 kilometer. Bupati menjelaskan, rombongan telah meninjau langsung lokasi proyek dan mengetahui kendala yang masih dihadapi, terutama proses pembebasan lahan pada segmen kelima dan keenam.

Kedua, pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) untuk wilayah timur Kuningan, guna mengatasi persoalan ketersediaan air bersih yang selama ini menjadi tantangan utama di tiga kecamatan rawan kekeringan.

Ketiga, penambahan bantuan perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu). Saat ini tercatat sekitar 3.900 unit rumah masih masuk kategori prioritas, sedangkan alokasi yang sudah diterima baru mencakup 388 unit.

“Alhamdulillah usulan kami mendapatkan respons positif. Kami berharap dukungan ini dapat segera terwujud agar pembangunan infrastruktur dan peningkatan kesejahteraan masyarakat dapat berjalan lebih cepat dan merata,” pungkasnya.

Kunjungan ini dinilai menjadi momentum penting bagi Kuningan untuk mempercepat pembangunan sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, legislatif pusat, dan kementerian terkait.

(H.Aboy)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *