Jalan Nasional Kuningan Sepanjang 34,4 Km Minim Penerangan, Dishub Ajukan 517 Titik PJU ke Kemenhub

Kuningan,-Kondisi gelap menyelimuti ruas Jalan Nasional sepanjang 34,4 kilometer di Kabupaten Kuningan, tepatnya dari wilayah Sampora, Kecamatan Cilimus, hingga Desa Cipasung, Kecamatan Darma. Kurangnya Lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) atau Alat Penerangan Jalan (APJ) ini dinilai berbahaya bagi pengendara dan memicu kecelakaan dan keamanan.

 

Ruas jalan ini menjadi jalur utama yang padat dilalui kendaraan pribadi, angkutan umum, bus, hingga truk logistik. Namun banyak titik yang masih gelap, sementara lampu yang sudah ada sebagian rusak dan belum diperbaiki.

 

“Sering lewat sini malam-malam rasanya was-was. Lampunya jarang, yang ada pun banyak yang mati. Harapannya segera ditambah dan diperbaiki,” ungkap Dony, sopir bus yang rutin melintasi jalur ini.

 

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kabupaten Kuningan H. Mochamad Nurdijanto, membenarkan kondisi tersebut. Hasil survei lapangan menunjukkan, untuk menutupi kebutuhan penerangan di sepanjang 34,4 km ruas jalan tersebut, dibutuhkan sekitar 517 titik lampu PJU/APJ baru agar pencahayaan menjadi merata dan aman.

 

“Penerangan sangat krusial untuk menekan angka kecelakaan dan menjaga keamanan. Usulan ini sudah kami sampaikan langsung kepada Menteri Perhubungan didampingi Bupati Dian Rachmat Yanuar, dan responsnya positif,” jelasnya saat dikonfirmasi melalui telepon seluler, Jumat (3/7/2026).

 

Lebih lanjut, untuk lampu jalan di bawah kewenangan daerah melalui program Kuningan Ca’ang, perbaikan dan pemeliharaan terus dilakukan secara berkala. Masyarakat diminta melapor jika menemukan lampu padam agar segera ditangani.

 

Ade Nurdijanto Sapaan akrabnya berharap usulan ke Kemenhub segera terealisasi, sehingga perjalanan malam hari di Jalan Nasional Kuningan menjadi lebih aman dan nyaman.

 

“Semoga usulan ke Kemenhub cepat terealisasikan demi kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan,” pungkasnya.

 

(H.Aboy)

 

 

 

 

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *