Kuningan,-Pemerintah Kabupaten Kuningan telah menetapkan arah kebijakan utama penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2027. Tiga pilar utama pembangunan yang akan diutamakan adalah penguatan sektor pertanian, pengembangan pariwisata berkelanjutan (green tourism), serta percepatan pembangunan infrastruktur daerah.
Hal ini ditegaskan Bupati Kuningan, Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si., didampingi wakil Bupati Kuningan
Tuti Andriani, S.H., M.Kn usai menghadiri Rapat Paripurna Penyampaian Realisasi APBD Semester Pertama Tahun 2026 di Gedung DPRD Kuningan, Senin (13/7/2026).
Terkait penyelesaian Tuntutan Ganti Rugi (TGR) yang belum selesai, Bupati mengungkapkan pihaknya terus berupaya melakukan pembayaran secara bertahap. “Sebagian besar kasus TGR yang belum terselesaikan sebenarnya disebabkan oleh kesalahan administrasi di tingkat Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), bukan kesalahan yang bersifat materiil berat. Kami terus berproses melengkapi berkas agar pembayaran dapat segera diselesaikan,” jelasnya.
Lebih jauh Bupati Dian Mengatakan
Mengenai sektor pariwisata yang menjadi prioritas pembangunan harus berjalan beriringan dengan pelestarian alam. “Pariwisata harus membawa manfaat ekonomi, namun tidak boleh merusak lingkungan dan kekayaan alam Kuningan. Konsep pariwisata hijau menjadi landasan utama agar kita tidak merugi di masa depan,” tegasnya.
Sementara Bupati menyingug terkait penyusunan Revisi Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Kuningan kini telah selesai dan tinggal menunggu tahap penyempurnaan akhir. Dokumen ini diharapkan menjadi gebrakan baru yang memberikan kepastian hukum bagi para investor. “Dengan RTRW yang rapi dan jelas, kami optimis minat investasi akan meningkat pesat, yang pada akhirnya ikut mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Kuningan,” pungkasnya.
(H.Aboy)

