Kuningan, – Hitung mundur pelaksanaan Pasanggiri Mojang Jajaka Kabupaten Kuningan Tahun 2026 tinggal tiga hari lagi. Ajang bergengsi yang digagas Paguyuban Mojang Jajaka bekerja sama dengan Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Kuningan ini akan membuka pendaftaran resmi mulai tanggal 20 Juli hingga 13 Agustus 2026. hal ini disampaikan Ketua Paguyuban Mojang Jajaka Kabupaten Kuningan, Joehan Moeres, S.H., M.H., di kantor disporapar. Jum’at (17/07/2026)
Joehan menjelaskan Pasanggiri Mojang Jajaka bukan sekadar ajang kompetisi semata, melainkan wadah pembinaan bagi generasi muda untuk mengembangkan karakter, jiwa kepemimpinan, wawasan budaya, serta kepedulian terhadap pengembangan pariwisata dan pembangunan daerah. “Kegiatan ini dirancang menjadi ruang belajar, memperluas jejaring, serta mengasah potensi diri pemuda dan pemudi Kuningan.” Ungkapnya.
Sasarannya adalah putra-putri terbaik Kabupaten Kuningan yang memiliki semangat berkembang, cinta budaya daerah, serta siap tampil menjadi duta promosi pariwisata dan budaya di kancah daerah maupun nasional.

Joehan menambahkan ajang ini menjadi ruang nyata bagi kaum muda untuk bertumbuh, berkarya, sekaligus mengabdi bagi daerah.
“Menang bukanlah tujuan utama, tetapi bagaimana kita mampu menjadi pribadi yang membawa manfaat bagi Kabupaten Kuningan,” tegasnya
Joehan berharap semakin banyak generasi muda Kuningan yang bangga akan identitas budayanya, berani mengembangkan potensi diri, serta siap menjadi representasi terbaik daerah tercinta.
Selanjutnya Ketua Pelaksana Pasanggiri Mojang Jajaka 2026, Kayla Al-Ghifari, mengajak seluruh pemuda dan pemudi untuk tidak ragu mengambil kesempatan emas ini. Ia pun berbagi pengalaman pribadi saat pertama kali mengikuti ajang serupa.
“Dulu saya juga tidak pernah membayangkan akan menjadi bagian dari Mojang Jajaka. Sebagai mahasiswa Desain Komunikasi Visual, dunia saya lebih banyak berkutat pada desain dan visual. Namun, melalui Moka saya justru mendapatkan pengalaman berharga, memperluas relasi, memahami budaya daerah, sekaligus mengembangkan kemampuan kepemimpinan dan komunikasi,” ujar Kayla.
Menurutnya, keberanian untuk mencoba adalah kunci membuka peluang besar. “Siapa tahu, perjalanan yang dimulai dari sebuah formulir pendaftaran akan menjadi awal dari pengalaman yang mengubah hidup kalian,” Pungkasnya.
Sementara Kepala Disporapar Kabupaten Kuningan, Aries Susandi, S.T., M.Si., menilai ajang ini memiliki peran strategis sebagai sarana pembinaan generasi muda.
“Pasanggiri Mojang Jajaka menjadi sarana bagi generasi muda untuk mengembangkan potensi, memperluas wawasan, serta memperkuat karakter. Lebih dari sebuah kompetisi, ajang ini merupakan proses pembinaan yang mendorong lahirnya pemuda dan pemudi yang peduli terhadap budaya, pariwisata, dan kemajuan Kabupaten Kuningan,” ungkap Aries.
Aries berharap kegiatan ini terus melahirkan generasi muda yang berprestasi, mencintai budaya daerah, mampu menjadi teladan di tengah masyarakat, serta membawa nama baik Kabupaten Kuningan di berbagai tingkat.
Seluruh pemuda dan pemudi Kuningan diimbau mulai mempersiapkan persyaratan pendaftaran dan memantau informasi resmi melalui akun media sosial Paguyuban Mojang Jajaka Kabupaten Kuningan. Untuk pertanyaan lebih lanjut, dapat menghubungi narahubung di nomor 0851-2292-7592.
(H. Aboy)

