Kuningan,-Turnamen Voli Putri Perang Bintang Baraya Nuzul Rachdy (BNR) kini menjelma menjadi salah satu ajang paling bergengsi yang digelar di Lapangan Voli BNR, Desa Manis Kidul, Kecamatan Jalaksana, kegiatan berlangsung meriah pada Laga Final antara BNR dan Atmaza yang dimenangkan Atmaza dengan skor 3 : 1. Minggu Malam (19/7/2026).
Ajang ini menghadirkan deretan atlet nasional hingga pemain Proliga, sehingga atmosfer pertandingan terasa setara kompetisi profesional. Sebanyak delapan tim terbaik dari Kuningan, Majalengka, Cirebon, Ciamis, hingga Bandung saling beradu kemampuan. Di antaranya klub BNR, ARP Ciherang, Atmaza, PJKR Universitas Muhammadiyah Kuningan, M Galuh, dan tim unggulan lainnya yang menyuguhkan pertandingan berkualitas bagi ratusan penonton.
Daya tarik utama terletak pada kehadiran atlet papan atas, seperti Clarissa Thomas yang baru kembali dari kompetisi di Thailand, Wa Ode Ardiana, Tiara Sanger, serta sejumlah pemain Proliga lainnya. Kehadiran mereka tak hanya meningkatkan kualitas laga, melainkan menjadi inspirasi nyata bagi para atlet muda daerah.

Ketua DPRD Kabupaten Kuningan sekaligus Ketua Pengurus Cabang Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Kuningan, Nuzul Rachdy, menegaskan ajang ini merupakan bukti komitmen nyata memajukan olahraga bola voli di tanah kelahirannya.
“Momen ulang tahun BNR kami isi dengan kegiatan positif melalui Turnamen Perang Bintang Voli Putri. Alhamdulillah antusiasme masyarakat sangat luar biasa, apalagi pertandingan diperkuat para pemain Proliga dan atlet nasional,” ujar Nuzul didampingi Ketua Wanoja Kuningan, Indah Nuraliah.
Nuzul berharap kehadiran atlet papan atas dapat menjadi motivasi sekaligus sarana belajar bagi pemain muda agar semakin percaya diri mengasah kemampuan.
“Yang kami bangun bukan hanya kompetisinya, tetapi juga proses pembinaannya. Kami ingin semakin banyak atlet muda Kuningan yang memiliki kesempatan berkembang hingga mampu bersaing di level nasional,” tegasnya.
Nuzul juga menargetkan turnamen ini menjadi agenda tahunan yang memperkuat pembinaan sekaligus mempererat silaturahmi antarklub di wilayah Ciayumajakuning dan sekitarnya.
Sebagai wujud keseriusan pembinaan, BNR bersama Wahana Ajaib telah membuka Sekolah Voli yang telah berjalan sekitar dua bulan dengan pusat latihan di GOR Ewangga Kuningan. Program ini menjadi wadah pembinaan usia dini yang diharapkan mampu melahirkan atlet berprestasi di masa depan.
Melalui turnamen berkualitas dan pembinaan berkelanjutan, Nuzul Rachdy menegaskan pihaknya berkomitmen penuh membangun prestasi bola voli Kuningan agar mampu bersaing hingga tingkat nasional.
(H. Aboy)

