Peringati HUT ke-18 PGM Indonesia, Guru Madrasah Diajak Perkuat Mutu Pendidikan

Kuningan,-Semarak peringatan Hari Ulang Tahun ke-18 Persatuan Guru Madrasah (PGM) Indonesia berlangsung meriah dan sarat makna di MAN 2 Ciawigebang, Kabupaten Kuningan, Rabu (22/7/2026). Kegiatan ini bukan sekadar ajang silaturahmi insan madrasah, melainkan momentum penting untuk memperkuat komitmen peningkatan kualitas pendidikan, kepedulian sosial, serta pelayanan kesehatan bagi masyarakat luas.

Ketua PC PGM Ciawigebang, Ishak, M.Pd., menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh donatur, sponsor, dan instansi yang turut menyukseskan acara. Peringatan tahun ini dimeriahkan beragam kegiatan positif: jalan santai, pemeriksaan kesehatan gratis dari Puskesmas untuk 500 peserta, donor darah, hingga pemeriksaan mata gratis.

“Kegiatan ini terbuka untuk guru, tenaga kependidikan, keluarga besar madrasah se-Kabupaten Kuningan, maupun masyarakat umum. Kami juga mengundang seluruh peserta mengunjungi stan mitra kami seperti Bank Kuningan, BSI, Unisa, STAIKU, dan lainnya untuk mengenal layanan yang disediakan,” ujar Ishak.

Selanjutnya Ketua PD PGM Kabupaten Kuningan, Dr. H. Opik Ofirson, M.Si., M.Pd., menginformasikan puncak peringatan HUT ke-18 tingkat nasional akan digelar di Bogor pada 29 Juli 2026. Kabar membanggakan lainnya, Pemerintah Kabupaten Kuningan bakal menerima penghargaan PGM Award sebagai apresiasi atas hibah lahan seluas 3.000 meter persegi kepada Kementerian Agama, yang membuktikan dukungan nyata Pemkab terhadap kemajuan pendidikan madrasah.

Ia menambahkan pemilihan lokasi di Ciawigebang disesuaikan dengan pelaksanaan MTQ tingkat kabupaten yang berpusat di kawasan tersebut. Dukungan berbagai pihak juga melengkapi doorprize, termasuk tambahan satu unit sepeda dari Kepala Kantor Kemenag Kuningan sehingga total hadiah utama menjadi dua unit sepeda.

Sementara Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kuningan, Drs. H. Ahmad Handiman Romdoni, M.Si., memuji terselenggaranya kegiatan yang mempererat kebersamaan keluarga besar madrasah. Ia berharap PGM semakin kokoh memperjuangkan aspirasi sekaligus meningkatkan kesejahteraan anggotanya, serta menjadi penyemangat bagi guru untuk semakin optimal mendidik generasi penerus.

Dalam sambutannya Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar melalui Sekretaris Daerah Dr. H. Uu Kusmana, menyampaikan peringatan ini bukan sekadar seremoni, melainkan momen refleksi atas dedikasi guru madrasah dalam mencerdaskan bangsa. Pemkab mendorong para pendidik terus meningkatkan kompetensi, berinovasi dalam pembelajaran, dan memanfaatkan teknologi secara bijak guna melahirkan peserta didik yang unggul akademik sekaligus berkarakter mulia.

Sekda mengajak seluruh elemen masyarakat bahu-membahu meningkatkan angka Rata-Rata Lama Sekolah (RLS) di Kuningan dengan mencegah putus sekolah melalui edukasi dan kepedulian bersama. Kegiatan sosial seperti pemeriksaan kesehatan gratis dan donor darah pun diharapkan menjadi wujud nyata kepedulian terhadap sesama.

Peringatan ini sekaligus menegaskan bahwa PGM Indonesia tidak hanya bergerak memperkuat profesionalisme pendidik, tetapi juga aktif menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat melalui aksi sosial dan penguatan mutu pendidikan yang berkelanjutan.

 

(H. Aboy)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *