Kuningan,– Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Kabupaten Kuningan menyelenggarakan Retret Kepala Desa se-Kabupaten Kuningan Tahun 2026 di kawasan Kebun Raya Kuningan, Desa Padabeunghar, Kecamatan Pasawahan. Kegiatan berlangsung selama tiga hari, mulai Jumat hingga Minggu, 24–26 Juli 2026, dengan fokus utama membentuk karakter pemimpin desa yang disiplin, tangguh, dan berintegritas tinggi.
Sekretaris Jenderal DPC APDESI Kabupaten Kuningan, Umar Hidayat, menyampaikan pada Sabtu (25/7/2026) bahwa angkatan pertama kali ini diikuti sekitar 150 kepala desa dari total 361 desa di wilayah Kuningan. Bagi yang belum berkesempatan hadir, jadwal penyelenggaraan angkatan selanjutnya akan disiapkan secara bertahap.
Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Bupati Kuningan pada Jumat (24/7/2026). Bahkan di malam harinya, Bupati kembali hadir secara khusus untuk memberikan pembekalan dan arahan langsung kepada seluruh peserta.

“Retret ini bukan sekadar pelatihan biasa, melainkan momentum pembentukan karakter dan pola kepemimpinan. Di sini, para kepala desa yang biasanya memimpin di wilayahnya masing-masing, justru dilatih untuk patuh pada arahan instruktur dengan kedisiplinan penuh,” jelas Umar.
Konsep kegiatan dirancang khusus untuk mengubah pola kebiasaan agar para pemimpin desa lebih tangguh menghadapi tantangan ke depan. Selama mengikuti retret, peserta wajib mengikuti serangkaian kegiatan lapangan, pembinaan fisik dan mental, serta mematuhi jadwal dan aturan yang berlaku ketat. Sasaran utamanya adalah melatih ketepatan waktu serta kedisiplinan dalam menjalankan roda pemerintahan desa.
Materi pembekalan tidak hanya dari Pemerintah Daerah, namun juga dari unsur TNI melalui Kasdim Kodim 0615/Kuningan. Pada hari terakhir kegiatan, peserta akan mendapatkan materi dari aparat penegak hukum yakni Polres Kuningan serta Inspektorat Kabupaten Kuningan, disertai lanjutan pembinaan fisik dan mental.
Mewakili Ketua DPC APDESI Kabupaten Kuningan Hj. Henny Rosdiana, S.H., S.Sos., M.Si., Umar berharap seluruh bekal yang diterapkan dapat diterapkan saat kembali mengabdi di desa masing-masing.
Ia juga menyampaikan pesan kunci Bupati Kuningan yang harus dipegang teguh: mempererat komunikasi dengan warga, lembaga kemasyarakatan, dan media massa; memahami potensi serta tantangan di wilayahnya secara mendalam; serta senantiasa berorientasi pada pelayanan publik yang prima.
“Kami berharap setelah retret ini, para kepala desa makin disiplin, paham batas tugas dan wewenangnya, membangun komunikasi yang lebih hangat dengan masyarakat, serta bekerja secara profesional. Semangat kedisiplinan yang ditempa di sini harus dibawa dan dijalankan di setiap sudut desa,” pungkasnya.
(H. Aboy)

