Kuningan,- Pemerintah kabupaten Kuningan menjanjikan bayar tunjangan dan penghasilan pegawai (TPP) dan tunjangan hari raya (THR) dalam waktu terdekat.hal itu dikatakan Kepala Badan Pengelaan Aset dan Keuangan Daerah (BPKAD) Kuningan, Deden Kurniawan. Saat dihubungi via whatsapp Kuningan jabar info. Rabu 11 Maret 2026.
Deden mengatakan, bahwa sejak Selasa 10 Maret 2026, seluruh Pemerintah Daerah menerima Peraturan Pemerintah dan Surat dari Kemendagri terkait pembayaran Tunjangan Hari Raya yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah.
“Pemerintah Daerah Kabupaten Kuningan sudah jauh hari mempersiapkan pembayaran THR baik dasar hukum di daerah yang diatur dengan Peraturan Bupati maupun menyiapkan dana yang cukup untuk memenuhi pembayaran THR Tahun 2026,” Ungkapnya.
Karena untuk ASN Daerah tidak ada penambahan salur khusus dari pemerintah pusat, tetapi sudah masuk dalam salur DAU block grant untuk gaji bulanan ASN daerah.
“Kondisi ini mewajibkan Pemda mengatur arus kas (cashflow) dari sisa DAU setiap bulan secara ketat, dimana tahun ini jangka waktu untuk melakukan penyisihan DAU sisa gaji hanya 3 bulan (Januari-Maret) karena Idul Fitri jatuh di bulan Maret 2026,” Terangya.
Lebih jauh Deden Menjelaskan kebutuhan pendanaan untuk THR sebanyak 74 miliar terdiri untuk pembayaran THR PNS dan PPPK Penuh Waktu sebanyak 61 miliar, kemudian untuk pembayaran TPP PNS dan PPPK Penuh Waktu sebesar Rp 10,5 miliar dan pembayaran THR PPPK Paruh Waktu sebesar Rp 2,5 miliar.
“Jumlah pembayaran ini tentunya mengacu pada Peraturan Pemerintah yang sudah ditetapkan, BPKAD menargetkan tanggal 12-13 Maret pembayaran THR dan TPP ke 14 sudah dapat dilaksanakan,” kata Deden lagi.
Meskipun harus membayar THR yang cukup besar di Bulan Maret, Pemda masih mampu mendanai kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan selama periode.
“Sejak Januari hingga Maret itu tanpa harus mengambil opsi pinjaman jangka pendek untuk pembayaran THR yang waktunya mepet. Juga, Kami mengucapkan selamat Idul Fitri kepada seluruh ASN, jangan lupa THR dibelanjakan ke UMKM untuk mendongkrak pertumbuhan ekonomi Kuningan,” Imbuhnya.
(H.Aboy)

