Magelang,-Memasuki hari pertama kegiatan Ret-reat yang di gagas oleh Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia (Lemhannas RI) 2026. melibatkan seluruh Ketua DPRD daerah dan Provinsi se-Indonesia.
“Ya, sebagai peserta Retreat. Kami mengikuti beberapa agenda termasuk pemeriksaan kesehatan terlebih dahulu,” kata Ketua DPRD Kuningan Nuzul Rachdy yang juga peserta Retreat Lemhannas RI saat dikonfirmasi via telpon seluler, Rabu (15/4/2026).
Nuzul Rachdy mengatakan, dalam pelaksanaan ret-reat ini berlangsung dikawasan lembaga militer atau Akademi Militer (Akmil) Malang. “Untuk kegiatan kita di tempatkan di Akmil Malang. untuk fasilitas mengikuti retreat, kita di siapkan tenda yang dikenal dengan glamping,” Terangnya.
Berdasarkan surat Lemhannas RI Sekretariat Utama ini bernomor B/1061/08/29/19/SET, tertanggal 13 April 2026 di Jakarta, dengan sifat biasa dan perihal pemberitahuan serta permohonan peliputan kegiatan KPPD Ketua DPRD seluruh Indonesia.
Mengenai isi surat menjelaskan bahwa Lemhannas RI akan menyelenggarakan Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah (KPPD) bagi Ketua DPRD se-Indonesia tahun 2026.
Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kompetensi, profesionalitas, serta integritas pimpinan legislatif daerah, terutama dalam menghadapi dinamika global dan memperkuat tata kelola pemerintahan daerah.
Kegiatan tersebut juga dimaksudkan sebagai sarana pembelajaran strategis untuk memperkuat kemampuan analisis geopolitik, ketahanan nasional, serta kepemimpinan visioner, sehingga para pimpinan DPRD diharapkan mampu melayani masyarakat dan menjaga keutuhan NKRI dengan lebih baik.
Adapun rincian kegiatan sebagai berikut. Waktu: 15–19 April 2026 Tempat: Akademi Militer (Akmil), MagelangPeserta: Ketua DPRD Provinsi/Kabupaten/Kota se-Indonesia dan pengurus asosiasi Tema: Memperkuat peran pimpinan DPRD dalam mendukung Indonesia Emas 2045
Pada bagian akhir, Lemhannas RI mengundang media massa nasional untuk melakukan peliputan kegiatan tersebut secara komprehensif. Untuk koordinasi teknis, media dapat menghubungi kontak yang tertera dalam surat.
Surat ini ditandatangani secara elektronik oleh Muhammad Arif Nur (Brigadir Jenderal TNI) selaku Kepala Biro Humas Lemhannas RI, dan dilengkapi QR code sebagai tanda verifikasi digital.
Secara keseluruhan, dokumen ini merupakan surat undangan resmi kepada media untuk meliput kegiatan nasional strategis yang melibatkan pimpinan DPRD seluruh Indonesia.
(H.Aboy)

