Kuningan,-Peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day 2026 di Kabupaten Kuningan berlangsung meriah dan penuh kebersamaan di kawasan Disnakertrans, Minggu (10/5/2026). Ribuan peserta mengikuti jalan santai, layanan kesehatan gratis, santunan anak yatim, hiburan rakyat, hingga pembagian doorprize.
Wakil Bupati Kuningan Tuti Andriani mewakili Bupati Dian Rachmat Yanuar meluncurkan Program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM) bagi petani tembakau, petani cengkeh, dan pekerja rentan. Tercatat sekitar 6.700 pekerja rentan menjadi sasaran perlindungan sosial ketenagakerjaan tahun ini.
“May Day bukan sekadar agenda seremonial tahunan, melainkan momentum memperkuat hubungan industrial yang harmonis antara pemerintah, pekerja, dan dunia usaha,” ujar Wabup Tuti saat membacakan sambutan Bupati.
Ia menegaskan, Pemkab Kuningan terus memperluas perlindungan sosial bagi pekerja sektor informal dan masyarakat rentan yang belum tersentuh jaminan sosial. “Program ini bentuk nyata kehadiran pemerintah dalam memberikan rasa aman bagi para pekerja,” katanya.
Selain peluncuran program, May Day juga dirangkaikan dengan pelepasan 50 peserta pemagangan ke Jepang hasil kerja sama Disnakertrans, kementerian terkait, Bursa Kerja Khusus, dan Lembaga Pelatihan Kerja. Wabup berharap peserta dapat menjadi tenaga kerja profesional yang mampu bersaing global.
Sekretaris Disnakertrans dr. H. Krisyudi,M.Si., mengatakan kegiatan terselenggara lewat kolaborasi pemerintah, perusahaan, dan serikat pekerja. Antusiasme masyarakat tinggi dengan jumlah peserta lebih dari 3.000 orang.
“Pelaksanaan kegiatan ini sepenuhnya didukung partisipasi perusahaan dan stakeholder, bahkan tanpa anggaran pemerintah daerah,” ungkap Krisyudi. Layanan sosial dan kesehatan seperti donor darah, pemeriksaan EKG, deteksi dini kanker, juga dihadirkan.
Sementara Kepala Disnakertrans Dr. H. Toto Toharudin,M.Pd., menyebut pekerja sebagai penggerak ekonomi daerah. Ia memprediksi tahun ini lima pabrik besar akan hadir di Kuningan dengan kebutuhan sekitar 30 ribu tenaga kerja. Toto juga mengingatkan masyarakat waspada terhadap penyaluran tenaga kerja ilegal ke luar negeri.
Kegiatan May Day 2026 dihadiri unsur Forkopimda, anggota DPRD Jabar, BPJS Kesehatan, BPJS Ketenagakerjaan, pimpinan perusahaan, serikat pekerja, dan ribuan masyarakat dari berbagai sektor.
(H. Aboy)

