Kuningan, -SDN 17 Kuningan tampil sebagai juara umum pada Kejuaraan Taekwondo Antar SD Se-Kabupaten Kuningan yang digelar Pengurus Cabang Taekwondo Kabupaten Kuningan.
Tim SDN 17 mengumpulkan 3 medali emas dan 2 medali perak, unggul dari 28 sekolah lainnya. Posisi kedua diraih SDIT Al Istiqomah dengan 2 emas, 3 perak, dan 1 perunggu.
Kejuaraan yang berlangsung di Kuningan ini diikuti 40 atlet muda dari 29 SD. Ajang ini menjadi wadah pembinaan atlet usia dini sekaligus penyeleksian bibit potensial.
Ketua Pengcab Taekwondo Kuningan, John Raharja,S.IP.,M.Si., mengatakan kompetisi ini penting untuk menumbuhkan semangat sportivitas dan disiplin sejak sekolah dasar.
“Pertandingan ini menjadi wadah bagi anak-anak SD untuk menyalurkan bakat dan belajar disiplin melalui olahraga taekwondo,” ujarnya.
Menurut John, antusiasme peserta sangat tinggi meski baru pertama kali bertanding di level kabupaten. Ia berharap kejuaraan ini bisa rutin digelar untuk melahirkan atlet taekwondo Kuningan yang berprestasi di tingkat provinsi dan nasional.
Selain SDN 17 dan SDIT Al Istiqomah, sejumlah sekolah lain juga meraih 1 medali emas, seperti SDN 2 Kuningan, SDN 1 Citangtu, SDN Unggulan, SDN 3 Ciporang, SDN 2 Cisantana, SDIT Daarul Amanah, SDIT Al Fattah, SDIT Al Imam, dan lainnya.
Sementara Prestasi membanggakan kembali ditorehkan atlet Indonesia di kancah internasional. Salah satu sorotan utama datang dari atlet muda asal Kabupaten Kuningan, Bripda Muhammad Hafidz Rifqy Al Qorny, yang sukses meraih medali emas dalam ajang The 22nd WATA Open International Taekwondo Championship 2026 di Osaka, Jepang.
Kejuaraan bergengsi yang digelar di Ohama Arena Sakai ini berakhir pada Minggu (27/4/2026) dan diikuti oleh atlet dari berbagai negara. Dalam ajang tersebut, Hafidz tampil gemilang di nomor kyorugi, sekaligus menyumbangkan emas penting bagi Tim Taekwondo Garbha Presisi Polri.
Nama Hafidz Rifqy bukan sosok baru di dunia taekwondo nasional. Sebelumnya, ia pernah meraih medali perunggu pada PON Aceh-Sumut 2024. Kini, pencapaiannya di Jepang menjadi bukti peningkatan performa dan hasil dari latihan yang konsisten.
“Keberhasilan ini juga menunjukkan bahwa pembinaan atlet di Kabupaten Kuningan berjalan dengan baik dan mampu melahirkan atlet berkelas internasional.” Ungkap Jhon Saat diwawancarai Kuninganjabarinfo.My.Id. Selasa (12/05/2026)
Prestasi Hafidz disambut bangga oleh masyarakat Kuningan. Ketua Pengcab Taekwondo Kabupaten Kuningan, John Raharja, mengungkapkan rasa syukur atas capaian tersebut.
“Ini menjadi motivasi besar bagi atlet-atlet muda di Kuningan. Prestasi tidak datang begitu saja, tetapi melalui perjuangan dan pengorbanan,” ujarnya,
Usai tampil di Osaka, Hafidz diproyeksikan akan memperkuat Kabupaten Kuningan dalam ajang Porprov Jawa Barat XV yang akan digelar pada November 2026 di Kota Bogor.
Harapan besar pun disematkan agar Hafidz mampu kembali menyumbangkan prestasi dan mengharumkan nama daerah di tingkat provinsi.
Secara keseluruhan, Tim Taekwondo Garbha Presisi Polri tampil dominan dengan meraih 14 medali emas, 5 perak, dan 2 perunggu, sekaligus memastikan gelar juara umum.
Keberhasilan ini menegaskan posisi tim sebagai salah satu kekuatan yang diperhitungkan di dunia taekwondo Internasional.
(H. Aboy)

