Kuningan,-Peluang Persib Bandung meraih hattrick gelar juara Liga 1 membuat suasana di kalangan Bobotoh Kabupaten Kuningan memanas. Menyikapi hal itu, Ketua Bobotoh Kolot (BOBOKO) Kuningan, Dr. H. Deni Hamdani, mengimbau seluruh pendukung Persib untuk tetap menjaga ketertiban dan kondusivitas menjelang laga penentuan melawan Persijap Jepara.
Pertandingan Persib vs Persijap dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 23 Mei 2026, di Stadion Gelora Bandung Lautan Api. Laga ini menjadi penentu juara Liga 1 2025/2026 karena Persib di posisi puncak klasemen Dan satu langkah lagi menjadi Juara.
Sementara Persib Bandung saat ini unggul selisih poin dan hanya membutuhkan hasil imbang untuk memastikan gelar juara ketiga secara beruntun. Kondisi tersebut memicu euforia besar di berbagai wilayah Jawa Barat, termasuk Kuningan.
“Insyaallah Persib juara hattrick. Saya mengimbau kepada seluruh masyarakat Jawa Barat, terutama para pendukung Persib, mari kita ciptakan suasana kondusif di wilayah masing-masing. Rayakan dengan tertib, jangan sampai euforia justru mengganggu ketertiban umum,” ujar Deni saat diwawancarai di ruang kerjanya di Kuningan, Kamis, 20 Mei 2026.
Menurutnya, menjadi juara bukan alasan untuk meluapkan emosi berlebihan. Ia berharap kemenangan Persib dibarengi dengan suasana yang sejuk dan persatuan antarpendukung.
“Kita ingin kemenangan ini menjadi kebanggaan bersama, bukan menimbulkan konflik. Biarkan suasana kebatinan masyarakat tetap sejuk,” tambahnya.
Lebih jauh BOBOKO Kuningan menyatakan siap berkoordinasi dengan aparat kepolisian dan pemerintah daerah untuk memastikan perayaan berlangsung aman. Pihaknya juga mengingatkan Bobotoh agar mematuhi aturan lalu lintas, tidak mengganggu arus jalan, serta menghindari tindakan provokatif di media sosial.
Imbauan ini muncul setelah beberapa wilayah di Jawa Barat melaporkan peningkatan aktivitas suporter jelang laga penentuan. Deni menekankan, rivalitas di lapangan harus berhenti setelah peluit panjang berbunyi.
“Rivalitas cukup 90 menit. Setelah itu kita tetap saudara. Jaga nama baik Bobotoh Kuningan dan Jawa Barat,” pungkasnya.
(H. Aboy)

