Data Pembanding Appraisal DPRD Kuningan Disanggah, Pemilik Rental dan Aset Buka Suara

Kuningan,-Data pembanding yang digunakan dalam penilaian (appraisal) tunjangan transportasi dan rumah dinas pimpinan DPRD Kabupaten Kuningan kembali menjadi sorotan. Sejumlah pihak yang namanya tercantum sebagai sumber data membantah pernah memberikan informasi sesuai yang tertera dalam dokumen hasil penilaian yang disusun oleh Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP).

Abgi, pemilik CV AVA Group dan Cigugur Auto Rental, mengaku hanya didatangi oleh tim survei satu kali pada Mei 2026, dan kunjungan itu dilakukan di kantor CV AVA Group, bukan di Cigugur Auto Rental sebagaimana tertulis dalam dokumen.

“Saya tidak pernah menerima tamu di Cigugur Auto Rental, karena tempat itu adalah rumah tinggal saya. CV AVA Group dan Cigugur Auto Rental keduanya milik saya dan sudah digabungkan. Survei hanya datang satu kali ke kantor CV AVA Group,” ujar Abgi saat dikonfirmasi melalui telepon seluler, Kamis (18/6/2026).

Menurutnya, saat itu tim survei hanya menanyakan gambaran umum mengenai kebutuhan sewa kendaraan secara bulanan untuk keperluan pimpinan DPRD. Ia pun hanya menyampaikan kisaran harga berdasarkan pengalaman usaha yang dijalankannya.

Abgi membenarkan pernah menyebutkan rentang harga sewa Toyota Innova Reborn G 2.4 Diesel tahun 2025, yaitu berkisar antara Rp15 juta hingga Rp17 juta per bulan. Namun angka itu bukan harga final, karena masih dapat berubah tergantung lama kontrak dan jumlah unit yang disewa.

Hal yang dibantah tegas adalah pencantuman harga sewa Toyota Innova Zenix tipe V sebesar Rp14,5 juta per bulan atas nama Cigugur Auto Rental.

“Kalau untuk Innova Reborn memang saya pernah menyebutkan kisaran harga Rp15–17 juta. Tapi untuk Innova Zenix tipe V, saya tidak pernah mengeluarkan angka maupun memberikan penawaran harga sama sekali,” tegasnya.

Secara logika usaha, Abgi menilai harga sewa Zenix tidak mungkin lebih rendah dari Reborn, mengingat harga beli kendaraan baru tipe Zenix justru lebih tinggi dibandingkan tipe Reborn.

Dalam dokumen yang diperlihatkan kepadanya, CV AVA Group tercantum dengan harga penawaran Innova Reborn sebesar Rp17 juta, yang setelah negosiasi menjadi Rp15,8 juta. Sementara itu, Cigugur Auto Rental disebut sebagai sumber data untuk harga sewa Innova Zenix tipe V sebesar Rp14,5 juta per bulan.

Abgi menegaskan tidak pernah menerima kunjungan survei di lokasi Cigugur Auto Rental, dan baru mengetahui namanya tercantum dalam dokumen penilaian setelah diperlihatkan oleh redaksi kuninganjabarinfo.my.id.

Sementara itu, temuan serupa disampaikan oleh Joni, suami Alena Tan dan pemilik aset di Jalan Siliwangi. Ia mengaku tidak pernah didatangi oleh tim KJPP Kampianus terkait penilaian rumah dinas pimpinan DPRD.

Joni memiliki dua bangunan di lokasi tersebut, yaitu tempat usaha Restu Motor dan bangunan bekas lembaga pendidikan Ganesha Operation. Yang disewakannya adalah bangunan bekas Ganesha Operation, bukan “rumah tinggal sederhana” seperti yang tertulis dalam hasil penilaian.

“Saya hanya menyewakan bangunan bekas Ganesha Operation. Itu bukan rumah tinggal sederhana, melainkan bangunan komersial untuk tempat usaha dengan nilai sewa sekitar Rp250 juta per tahun,” jelas Joni.

Ia mempertanyakan kesesuaian klasifikasi objek yang dijadikan data pembanding, karena dinilai tidak mencerminkan kondisi asli aset yang ada di lapangan.

Bantahan dari Abgi dan Joni ini memunculkan pertanyaan baru mengenai keakuratan, keabsahan, dan validitas data yang dijadikan dasar perhitungan dalam penilaian tunjangan transportasi serta rumah dinas pimpinan DPRD Kuningan.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak KJPP Toto Waskito dan KJPP Kampianus belum memberikan tanggapan resmi terkait klarifikasi yang disampaikan oleh para pihak yang namanya tercantum sebagai sumber data pembanding.

(H.Aboy)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *