Kuningan,-Memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharam 1448 Hijriah, Pemuda-Pemudi Blok Dukuhkawung, Desa Kaduagung, Kecamatan Sindangagung, Kabupaten Kuningan, menggelar kegiatan santunan kepada 25 anak yatim pada Minggu (28/6/2026). Kegiatan ini telah berlangsung secara rutin selama satu dekade atau 10 tahun berturut-turut.
Selain pembagian santunan, acara ini juga menghadirkan layanan tambahan bagi warga, yaitu pelayanan administrasi kependudukan dan pemeriksaan kesehatan gratis yang didukung oleh Puskesmas Sindangagung.
Wakil Bupati Kuningan, Tuti Andriani, yang hadir dalam kegiatan tersebut menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya. Menurutnya, Tahun Baru Islam bukan sekadar pergantian tanggal, melainkan momentum untuk introspeksi diri, meningkatkan keimanan, serta menumbuhkan rasa kepedulian sosial.
“Kami sangat mengapresiasi panitia, pemuda-pemudi, para donatur, dan seluruh warga yang telah menjaga konsistensi kegiatan ini selama 10 tahun. Hal ini menjadi bukti nyata bahwa semangat gotong royong dan kepedulian masih sangat kental di tengah masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Sri Laelasari, Anggota DPRD Kabupaten Kuningan Komisi II dari Fraksi Gerindra, turut memberikan dukungan dan pandangannya. Ia menilai kegiatan ini sangat positif dan sejalan dengan nilai-nilai kemanusiaan serta keagamaan yang ingin dibangun bersama.
“Kegiatan ini patut dicontoh. Sudah berjalan satu dekade, artinya ada kesungguhan dan keikhlasan yang luar biasa. Ini menjadi fondasi yang kuat untuk menjaga kerukunan dan memperkuat karakter generasi muda di desa kita,” tegas Sri Laelasari.
Ia juga berharap tradisi mulia ini dapat terus dilestarikan, serta menjadi contoh bagi wilayah lain agar semakin banyak kegiatan sosial yang bermanfaat bagi kesejahteraan masyarakat, khususnya anak-anak yang membutuhkan perhatian.
Wabup Tuti pun mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan momen ini sebagai semangat hijrah menuju kehidupan yang lebih baik, mempererat persatuan, dan mendukung pembangunan Kabupaten Kuningan agar semakin maju, sejahtera, agamis, dan berkelanjutan.
(H.Aboy)

