Kuningan, -Dinas Koperasi, UKM, Perdagangan, dan Perindustrian (Diskopdagperin) bersama Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) Kabupaten Kuningan tengah mematangkan persiapan puncak peringatan Hari Koperasi ke-79 tingkat daerah, yang digelar pada Rabu, 29 Juli 2026 di GOR Ewangga.
Kepala Bidang Koperasi Diskopdagperin, Tri Guna Handiki, menyampaikan momentum ini bukan sekadar seremoni, melainkan ajakan agar gerakan koperasi benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. “Peringatan nasional jatuh setiap 12 Juli, puncak acara di Kuningan kami laksanakan pada 29 Juli mendatang,” ujarnya saat diwawancarai Kuningan Jabar Info, Senin (13/7/2026).
Tri Guna menjelaskan rangkaian kegiatan sudah berjalan sejak bulan lalu, meliputi donor darah dan pembagian sembako saat bulan Ramadan. “Nanti di puncak acara akan diawali dengan Senam Kuningan Melesat, dilanjutkan penganugerahan penghargaan bagi koperasi berprestasi,” ungkapnya.
Penghargaan dibagi menjadi dua kategori: Koperasi Reguler (Juara I, II, III) dan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dengan klasifikasi Rapat Anggota Tahunan (RAT) tercepat, jumlah anggota terbanyak, serta Sisa Hasil Usaha (SHU) terbesar. “Kami memberikan apresiasi kepada koperasi yang aktif, sehat, dan memberi manfaat nyata bagi anggotanya,” tegasnya.
Sementara itu, acara direncanakan dihadiri oleh Bupati Kuningan, Wakil Bupati Kuningan, unsur Forkopimda, serta seluruh elemen gerakan koperasi. Akan hadir pula pameran produk UMKM binaan koperasi serta stan mitra, yang saat ini masih dalam tahap konfirmasi.
Poin penting, seluruh rangkaian kegiatan ini tidak menggunakan anggaran APBD. “Murni dari gerakan koperasi, oleh koperasi, untuk koperasi. Dinas dan Dekopinda hanya memfasilitasi sebagai pembina,” jelasnya.
Tri Guna berharap di akhir rangkaian acara pihaknya dapat mewujudkan program Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) sebagai wujud nyata kepedulian, namun saat ini masih mengupayakan dukungan dana melalui gotong royong dan sponsor.
Sebelumnya, perwakilan Kuningan berjumlah 50 orang telah mengikuti peringatan tingkat nasional di Jakarta, yang dihadiri langsung oleh Presiden Republik Indonesia.
Saat ini tercatat sebanyak 1.212 koperasi di Kuningan, sekitar 600 di antaranya berstatus aktif, dan kurang lebih 500 dinilai sehat secara administrasi maupun operasional.
(H.Aboy)

