Truk Foton Diserahkan ke 28 Desa Untuk Kelancaran KDMP  

Kuningan,-Untuk mendukung kelancaran operasional dan meningkatkan daya saing Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), pemerintah pusat terus menyalurkan bantuan sarana dan prasarana secara bertahap. Bantuan ini diperuntukkan khusus bagi desa yang telah menyelesaikan pembangunan gedung koperasi hingga 100 persen, agar lembaga tersebut dapat berjalan optimal dan memberikan manfaat nyata bagi perekonomian warga.

 

Di wilayah Kabupaten Kuningan, penyaluran berlangsung teratur dan berjenjang, meliputi kendaraan operasional serta perlengkapan penunjang ruang kerja. Hingga saat ini, Kodim 0615/Kuningan telah menyalurkan 100 unit sepeda motor roda tiga kepada 50 desa, masing-masing menerima 2 unit. Selain itu, setiap koperasi dilengkapi dengan 3 unit AC berkapasitas 2 PK dan 2 unit AC berkapasitas 1 PK untuk mendukung kenyamanan pelayanan dan penyimpanan barang.

 

Untuk kendaraan roda empat, penyaluran dilakukan secara bertahap sesuai kesiapan desa. Sebelumnya telah terdistribusi 27 unit truk dan 30 unit mobil pikap. Kemudian pada Jumat, 19 Juni 2026, tahap lanjutan disalurkan: sebanyak 31 desa berhak menerima masing-masing 1 unit truk. Dari jumlah tersebut, 28 unit telah diterima langsung di Lapangan Makodim 0615/Kuningan, sedangkan 3 unit lainnya masih dalam proses pengiriman dan segera menyusul. Kendaraan yang diserahkan adalah jenis Truk Foton Aumark yang dipasok oleh PT Indomobil Global Transportasi.

 

“Alhamdulillah hari ini 31 desa menerima jatah masing-masing satu unit truk operasional. Baru 28 unit yang sudah tersalurkan, sisanya masih dalam perjalanan dan akan segera tiba. Semua bantuan ini bertujuan agar KDMP dapat bergerak lebih leluasa melayani warga,” ujar Pasi Ter Kodim 0615/Kuningan, Kapten Inf Nandang Hendarsyah.

 

Salah satu desa yang menerima bantuan lengkap adalah Desa Muncangela. Kepala Desa Muncangela, Enco Carsa (58), mengaku sangat bersyukur. Desanya mendapatkan paket lengkap: 1 unit mobil pikap, 1 unit truk, dan 2 unit sepeda motor roda tiga.

 

“Gedung koperasi kami sudah selesai 100 persen dan lokasinya strategis di Jalan Raya Desa Muncangela, Dusun Wage RT 07 RW 04. Kepengurusan sudah terbentuk dari warga sendiri, dan koperasi sudah mulai beroperasi melayani 98 anggota. Dengan kendaraan ini, kami semakin semangat mengembangkan usaha,” ungkapnya.

 

Ia menyampaikan apresiasi kepada pemerintah pusat dan seluruh pihak terkait. Menurutnya, keberadaan KDMP menjadi harapan baru bagi pemulihan dan peningkatan kesejahteraan warga.

 

“Tujuannya mulia, yaitu meningkatkan taraf hidup masyarakat. Harapan kami, dengan fasilitas lengkap ini, kesejahteraan warga meningkat dan pelaku UMKM desa dapat merasakan manfaat nyata,” pungkasnya.

 

Berikut adalah daftar desa yang menerima 28 unit truk tahap pertama:

 

1. Desa Padarek, Kecamatan Kuningan

2. Desa Cilaja, Kecamatan Kramatmulya

3. Desa Babatan, Kecamatan Kadugede

4. Desa Windujanten, Kecamatan Kadugede

5. Desa Cijemit, Kecamatan Ciniru

6. Desa Jatisari, Kecamatan Subang

7. Desa Mandapajaya, Kecamatan Cilebak

8. Desa Cantilan, Kecamatan Selajambe

9. Desa Cibulan, Kecamatan Cidahu

10. Desa Sukarapih, Kecamatan Cibeureum

11. Desa Wilanagara, Kecamatan Luragung

12. Desa Walaharcageur, Kecamatan Luragung

13. Desa Wanasaraya, Kecamatan Kalimanggis

14. Desa Mekarjaya, Kecamatan Ciawigebang

15. Desa Sukaraja, Kecamatan Ciawigebang

16. Desa Susukan, Kecamatan Cipicung

17. Desa Muncangela, Kecamatan Cipicung

18. Desa Cipicung, Kecamatan Cipicung

19. Desa Bandorasa Kulon, Kecamatan Cilimus

20. Desa Cilimus, Kecamatan Cilimus

21. Desa Sembawa, Kecamatan Jalaksana

22. Desa Sadamantra, Kecamatan Jalaksana

23. Desa Peusing, Kecamatan Jalaksana

24. Desa Garatengah, Kecamatan Japara

25. Desa Kertawangunan, Kecamatan Garawangi

26. Desa Silebu, Kecamatan Pancalang

27. Desa Mekarjaya, Kecamatan Pancalang

28. Desa Padahurip, Kecamatan Selajambe

 

Sebelum diserahkan, dilakukan pengecekan kelengkapan kendaraan dan penandatanganan berkas administrasi. Seluruh unit disimpan di gedung koperasi masing-masing desa agar dapat segera digunakan untuk mendukung kegiatan ekonomi warga.

 

(H.Aboy)

 

 

 

 

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *