Kuningan,-Misteri hilangnya Parmo, warga Desa Ragawacana, Kabupaten Kuningan, akhirnya terungkap. Setelah diduga tenggelam dan dicari tiga hari, Parmo ternyata berada di Pacitan, Jawa Timur.
Kepala Pelaksana BPBD Kuningan, Indra Bayu Permana (IBe), mengatakan informasi itu sudah terkonfirmasi dari polsek. “Sudah dijemput keluarganya di Pacitan,” ujarnya, Saat dihubungi Via Telpon Selular. Kamis (7/5/2026).
Sebelumnya, hilangnya Parmo memicu pencarian besar-besaran oleh BPBD, Damkar, aparat desa, dan relawan. Dugaan tenggelam muncul usai ditemukan sandal, tas, karung rumput, sajadah, dan arit milik Parmo di tepi sungai.
BPBD menghentikan pencarian di hari ketiga karena ada ketidakjelasan informasi. “SOP biasanya tujuh hari. Tapi keluarga seperti menutup-nutupi dan belum ada laporan resmi kehilangan ke polsek,” kata IBe.
BPBD menduga hilangnya Parmo sudah dipersiapkan karena barang-barang ditemukan tersusun rapi. “Kenapa dia simpan barang-barangnya di situ,” ucapnya.
IBe menegaskan, pihaknya tetap quick response karena ada laporan warga. Ia menyebut bisa ada konsekuensi jika terbukti sengaja memicu keresahan publik.
Rencananya, desa, keluarga, dan polisi akan meminta klarifikasi langsung dari Parmo.
(H. Aboy)

