HRA: Sekolah Rakyat Wujud Keadilan Sosial Presiden Prabowo, Target 1.000 Siswa 2027

Kuningan,-Anggota DPR RI Fraksi Gerindra, H. Rokhmat Ardiyan (HRA), bersama Wakil Bupati Kuningan Tuti Andriani memonitoring Program Sekolah Rakyat di eks SMPN 6 Kuningan, Kamis (7/5/2026). Program ini merupakan bagian dari program strategis nasional Presiden Prabowo Subianto.

 

Turut hadir Kadinsos Kuningan Tatiek Ratna Mustika, unsur Forkopimda, tokoh masyarakat, tenaga pengajar, dan awak media.

 

Suasana haru terjadi saat HRA dan Wabup Tuti mendengar kisah tiga kakak beradik siswa Sekolah Rakyat. Keduanya tak kuasa menahan air mata. Ketiga anak itu berasal dari keluarga kurang mampu. Ibunya mengidap kanker payudara dan akan segera operasi, sementara ayahnya masuk IGD malam sebelumnya.

 

HRA menegaskan, Sekolah Rakyat adalah bentuk nyata hadirnya negara bagi anak kurang mampu agar tetap sekolah.

 

“Ini bentuk keadilan sosial yang dicanangkan Bapak Presiden Prabowo agar di Indonesia tidak ada lagi yang buta huruf dan miskin. Negara hadir membantu kesulitan masyarakat,” tegas HRA.

 

Ia menyebut, pendidikan anak miskin dijamin UUD 1945 Pasal 31, UU Sisdiknas, Perpres Nomor 3 Tahun 2026, serta program PKH dan KIP. Lahan Sekolah Rakyat Kuningan kini bertambah dari 6 menjadi 8 hektare. “Target 2027 dapat merekrut 1.000 siswa,” ujarnya.

 

Sementara Wabup Tuti Andriani bersyukur Kuningan kini punya Sekolah Rakyat. “Ini kasih sayang Presiden Prabowo untuk anak-anak kami agar tidak putus sekolah karena kemiskinan,” katanya.

 

Tuti menegaskan, Pemkab tidak hanya menyediakan gedung. Saat ini ada pendampingan total: layanan kesehatan gratis dengan RSUD 45 Kuningan, bantuan gizi dari Dinsos, serta seragam, sepatu, dan alat tulis dari donatur dan APBD.

 

“Kami pastikan anak-anak sekolah dengan tenang. Kalau sakit langsung ditangani. Ini komitmen agar tidak ada anak Kuningan yang putus sekolah,” tegas Tuti.

 

(H. Aboy)

 

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *