Keluhkan Hama Liar hingga Pemangkasan Dana Desa, Toto Suharto Janji Kawal Aspirasi Masyarakat Desa Seda

Kuningan,-Beragam persoalan mendesak yang dihadapi masyarakat pedesaan mengemuka saat Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Toto Suharto, S.Farm., Apt., melakukan kunjungan pengawasan di Desa Seda, Kecamatan Mandirancan, Kabupaten Kuningan. Ancaman serangan hama liar yang merusak lahan pertanian hingga dampak kebijakan pemangkasan Dana Desa menjadi aspirasi utama yang disampaikan perangkat desa dan warga setempat.

Perwakilan Pemerintah Desa Seda mengaku menyambut baik kunjungan tersebut, mengingat lokasi desa yang berada di wilayah paling ujung Kecamatan Mandirancan. Kunjungan ini dinilai menjadi momentum penting untuk menyampaikan langsung kendala yang selama ini dirasakan masyarakat.

“Mayoritas sekitar 90 persen warga kami bermata pencaharian sebagai petani. Semoga silaturahmi ini membawa manfaat nyata bagi kemajuan Desa Seda,” ujar perwakilan pemerintah desa.

Ia menjelaskan, tantangan terbesar yang dihadapi petani adalah serangan babi hutan dan monyet ekor panjang yang hampir setiap musim tanam merusak tanaman warga. Komoditas seperti singkong, ubi jalar, dan tanaman pangan lainnya kerap habis dirusak, sehingga hasil panen terus menurun drastis. Kondisi ini makin terasa sejak perubahan status kawasan hutan dari pengelolaan Perhutani menjadi Taman Nasional Gunung Ciremai, yang membuat satwa liar semakin sering turun ke area persawahan dan ladang warga.

Selain persoalan pertanian, pemerintah desa juga menyampaikan keberatan atas kebijakan pengurangan alokasi Dana Desa tahun ini. Jika sebelumnya desa menerima alokasi berkisar Rp750 juta, kini anggaran yang tersedia jauh lebih terbatas setelah sebagian dialihkan untuk mendukung program Koperasi Desa Merah Putih (KDMP).

“Kondisi ini cukup berat bagi desa. Banyak rencana pembangunan terpaksa disesuaikan karena anggaran berkurang cukup signifikan. Padahal jalan usaha tani, pemeliharaan infrastruktur, hingga jalan poros desa yang menjadi akses utama warga masih sangat membutuhkan perbaikan,” keluhnya.

Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Toto Suharto menegaskan permasalahan yang disampaikan Desa Seda bukanlah hal yang terisolasi. Dalam rangkaian kunjungan kerjanya ke berbagai wilayah, hampir seluruh desa menyampaikan keluhan serupa terkait menyempitnya ruang fiskal akibat pemangkasan Dana Desa.

“Saya sudah mendatangi banyak desa di Jawa Barat, khususnya daerah pemilihan saya, dan persoalannya hampir sama. Kepala desa mengeluhkan berkurangnya anggaran yang berdampak langsung pada pelaksanaan pembangunan. Seluruh aspirasi ini akan saya kawal dan perjuangkan di tingkat provinsi,” tegas Toto.

Politisi yang mewakili daerah pemilihan Jabar XIII meliputi Kuningan, Ciamis, Kota Banjar, dan Pangandaran itu menjelaskan, seluruh usulan kebutuhan pembangunan akan diproses melalui Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD) Provinsi Jawa Barat, untuk kemudian dibahas dalam pembahasan Rancangan APBD Provinsi Jawa Barat.

“Saya akan mengawal setiap usulan yang disampaikan masyarakat. Nanti akan kita lihat dalam pembahasan RAPBD apakah bisa masuk menjadi prioritas. Yang penting usulannya lengkap dan masuk sesuai mekanisme yang berlaku,” ucapnya.

Toto juga menegaskan kunjungan ini murni bagian dari tugas konstitusional sebagai wakil rakyat untuk menyerap aspirasi, bukan berkaitan dengan kepentingan politik praktis.

“Saya datang bukan untuk menghitung suara. Masih jauh dari masa pemilu. Bahkan desa yang tidak memberikan suara kepada saya pun tetap saya kunjungi. Ini adalah bentuk silaturahmi sekaligus menjalankan amanah untuk mendengar langsung apa yang dibutuhkan masyarakat,” tandasnya.

Terkait Koperasi Desa Merah Putih, Toto mengajak seluruh elemen desa memandang program tersebut sebagai investasi jangka panjang. Jika dikelola secara profesional, keuntungan KDMP yang diperoleh dapat menjadi sumber Pendapatan Asli Desa. (PADes) yang nantinya kembali dinikmati masyarakat melalui pembangunan dan pemberdayaan ekonomi desa.

 

(H.Aboy)

 

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *