Lili Suherli: Media Sosial Senjata Utama Demokrat Kuningan Hadapi Tantangan Politik

Kuningan,-Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Kabupaten Kuningan menggelar kegiatan Pendidikan Politik dengan tema utama “Penguatan Struktur Kader Partai Demokrat” di lingkungan Sekretariat DPC setempat, Sabtu (6/6/2026). Kegiatan strategis ini digagas langsung oleh Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Provinsi Jawa Barat dan dihadiri lebih dari 100 peserta yang merupakan tulang punggung organisasi dari seluruh wilayah Kuningan.

 

Hadir dalam pertemuan tersebut jajaran pengurus inti, meliputi Ketua, Sekretaris, dan Bendahara Dewan Pimpinan Anak Cabang (DPAC) dari seluruh kecamatan se-Kabupaten Kuningan. Selain itu, turut hadir Kepala Bidang serta seluruh elemen pengurus DPC Partai Demokrat Kabupaten Kuningan. Agenda ini menjadi langkah nyata dalam upaya konsolidasi besar-besaran guna memperkokoh organisasi, meningkatkan kapasitas dan wawasan kader, serta memastikan kekuatan struktur partai tetap solid hingga ke tingkat akar rumput.

 

Acara dimulai dengan suasana khidmat melalui penyanyian Lagu Kebangsaan Indonesia Raya, dilanjutkan dengan Mars Partai Demokrat sebagai bentuk kebanggaan identitas kelembagaan. Rangkaian acara kemudian berlanjut dengan pembacaan laporan panitia pelaksana yang disampaikan oleh Sekretaris DPC Partai Demokrat Kabupaten Kuningan, Jajang Nuramin, S.Hut., M.Si.

 

Dalam sambutannya, Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Kuningan, Drs. H. Lili Suherli, M.Si., menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas antusiasme dan semangat luar biasa yang ditunjukkan oleh seluruh peserta yang hadir. Menurutnya, kegiatan penguatan struktur ini merupakan fondasi mutlak yang harus dibangun guna mewujudkan organisasi yang kokoh, berwawasan modern, dan sigap dalam menjawab berbagai tantangan serta dinamika politik di masa depan.

 

Pada kesempatan tersebut, Lili Suherli juga memaparkan berbagai capaian nyata yang telah berhasil diwujudkan selama masa kepemimpinannya di DPC Kuningan. Berbagai pembenahan fisik dilakukan untuk meningkatkan kualitas fasilitas “rumah besar” partai, di antaranya pengaspalan halaman kantor sekretariat, pembangunan sumur bor guna memenuhi kebutuhan sarana prasarana, hingga renovasi total ruang aula rapat. Kini, kantor DPC memiliki ruang pertemuan yang lebih representatif, nyaman, dan layak menjadi pusat aktivitas strategis seluruh kader.

 

“Berbagai pembangunan dan pembenahan fasilitas ini adalah wujud komitmen kami agar sekretariat bukan sekadar gedung, melainkan pusat kegiatan yang aktif, produktif, dan nyaman bagi seluruh kader yang berjuang untuk masyarakat,” tegas Lili.

 

Tak hanya pembangunan fisik, Lili Suherli juga menekankan arah strategi partai menghadapi perkembangan zaman, khususnya terkait pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi. Ia mengingatkan seluruh jajaran pengurus, mulai dari tingkat DPC, DPAC hingga tingkat Ranting, untuk lebih gencar dan aktif memanfaatkan media sosial. Menurutnya, di era digital saat ini, media sosial adalah senjata utama dan sarana paling efektif untuk menyebarluaskan informasi mengenai program, kinerja, serta pengabdian partai kepada masyarakat luas.

 

“Setiap kegiatan, program kerja, atau langkah nyata yang dilakukan partai hendaknya dipublikasikan dengan baik dan konsisten. Masyarakat berhak mengetahui apa yang telah dan sedang kita kerjakan. Mari kita jadikan media sosial sebagai wadah memperkenalkan wajah Partai Demokrat yang peduli dan bekerja,” ujar Lili berpesan kepada seluruh kader.

 

Sementara itu, Ketua DPD Partai Demokrat Provinsi Jawa Barat, H. Anton Sukartono Suratto, M.Si., yang dijadwalkan hadir berhalangan karena tugas lain, sehingga kehadirannya diwakili oleh Ketua Badan Pembinaan Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan (BPOKK) DPD Partai Demokrat Jawa Barat, Ahmad Bajuri, SE., MM.

 

Ahmad Bajuri hadir secara khusus untuk menyampaikan materi utama Pendidikan Politik bertema “Manajemen Penguatan Struktur Partai Demokrat”. Dalam pemaparannya, ia menegaskan bahwa kekuatan sebuah partai politik terletak pada kekokohan struktur organisasinya. Penguatan harus dilakukan secara berjenjang, terintegrasi, dan berkesinambungan mulai dari tingkat kabupaten, kecamatan, hingga ranting, sebagai persiapan matang menghadapi berbagai agenda politik besar ke depan.

 

Ahmad Bajuri juga sependapat dan mengapresiasi arahan Ketua DPC Kuningan terkait pentingnya penguasaan media sosial. Ia menilai, publikasi dan dokumentasi kegiatan bukan sekadar formalitas administrasi, melainkan bagian vital dari strategi membangun citra positif, kepercayaan publik, serta memperluas jangkauan komunikasi politik partai.

 

“Di era digital, apa yang tidak terdengar dan tidak terlihat oleh masyarakat, seolah-olah tidak ada. Maka, dokumentasi dan publikasi yang rapi adalah bentuk pertanggungjawaban sekaligus upaya memperkuat kepercayaan rakyat kepada Partai Demokrat,” Imbuhnya.

 

Kegiatan pendidikan politik ini ditutup dengan diskusi interaktif dan sesi tukar pikiran antar-pengurus. Melalui momen ini, diharapkan koordinasi antar-struktur semakin erat, kapasitas kader semakin terasah, dan semangat kebersamaan semakin menguat.

 

 

(H.Aboy)

 

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *