Kuningan,-Sebanyak 444 jemaah haji Kabupaten Kuningan rombongan Kloter 8 tiba kembali di tanah air dalam keadaan selamat dan sehat, Minggu (7/6/2026). Namun, dari total 445 orang anggota rombongan, masih ada satu orang jemaah yang harus tertinggal dan menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit GMP Jeddah Hospital, Arab Saudi.
Hal tersebut diungkapkan langsung oleh Ketua Rombongan Kloter 8, Nunung Nurhayati, S.E.I., M.H., saat menyampaikan laporannya dalam acara penyambutan kepulangan jemaah haji di Kabupaten Kuningan. Menurut keterangannya, jemaah yang masih berjuang melawan sakit tersebut adalah Nursi Sumiarsih, warga Desa Cikadu, binaan KBIHU Al-Mubarokah. Saat ini, kondisi Ibu Nursi dikabarkan masih dalam keadaan koma dan mendapatkan penanganan medis secara intensif di Unit Perawatan Intensif (ICU).
“Alhamdulillah hari ini tanggal 7 Juni 2026 kami Kloter 8 sudah tiba di tanah air, insyaallah selamat dan sehat. Hanya saja, dari jumlah 445 orang, ada satu orang jemaah atas nama Ibu Nursi Sumiarsih asal Desa Cikadu, KBIHU Al-Mubarokah, yang masih dirawat di ICU Rumah Sakit GMP Jeddah Hospital dan saat ini masih dalam keadaan koma. Kami mohon doa dari Bapak dan Ibu sekalian agar beliau segera diberikan kesembuhan,” ungkap Ibu Nunung di hadapan Bupati Kuningan, Wakil Bupati, serta seluruh jajaran pemerintah daerah dan masyarakat yang menyambut.
Sementara itu, sisanya sebanyak 444 jemaah bersama seluruh petugas dinyatakan tiba dalam kondisi sehat walafiat dan siap berkumpul kembali bersama sanak keluarga di kampung halaman. Ibu Nunung juga menyampaikan permohonan maaf atas segala kekurangan dan kesalahan selama masa pendampingan di tanah suci, serta mengucapkan terima kasih atas dukungan dan doa yang terus mengalir selama mereka menjalankan ibadah.
Mendengar laporan tersebut, Bupati Kuningan, Dian Rachmat Yanuar, yang hadir langsung menyampaikan keprihatinan sekaligus mengajak seluruh hadirin untuk memanjatkan doa bagi kesembuhan jemaah yang masih tertinggal di Arab Saudi.
“Tadi Ketua Rombongan menyampaikan ada satu orang jemaah yang tengah dalam perawatan intensif di Arab Saudi. Mari kita doakan semoga Ibu Nursi senantiasa diberikan lindungan Allah SWT, diberikan kesembuhan secepatnya, dan kelak bisa segera bergabung berkumpul di tanah air bersama kita semua. Amin, Amin ya Rabbal Alamin,” ujar Bupati Dian dalam sambutannya.
Dalam kesempatan itu, Bupati Dian mengaku merasa terharu melihat wajah-wajah para jemaah yang tampak sumringah, berseri, dan sehat setelah menunaikan rukun Islam ke-5 tersebut. Rombongan Kloter 8 ini terdiri dari 439 jemaah, 4 orang petugas, dan 2 orang Petugas Haji Daerah (PHD).
Pemerintah Kabupaten Kuningan juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh jajaran Panitia Pelaksana Ibadah Haji (PPIH), tenaga medis, dokter, perawat, Kantor Urusan Haji, serta seluruh panitia yang telah bekerja keras, sabar, dan ikhlas mendampingi jemaah mulai dari keberangkatan hingga kepulangan.
“Terima kasih kepada panitia yang telah bersusah payah. Saya juga mendapat laporan bahwa jemaah Kuningan sangat kompak, penuh kebersamaan, dan saling membantu sehingga mampu menjaga nama baik daerah kita. Saya merasa bangga atas sinergi yang terjalin antara umara, ulama, panitia, dan para jemaah,” tambahnya.
Lebih jauh, Bupati Dian mengingatkan para jemaah haji bahwa tantangan terbesar justru dimulai saat kembali ke kampung halaman. Menurutnya, mempertahankan haji yang mabrur jauh lebih berat dibandingkan saat pelaksanaan ibadah di tanah suci. Kehadiran para jemaah haji diharapkan dapat menjadi panutan, teladan, serta terus bersinergi membantu dan mendukung segala program pembangunan di Kabupaten Kuningan.
“Bapak dan Ibu sekalian ke depannya pasti akan menjadi panutan di tengah masyarakat. Insyaallah, ketika Bapak dan Ibu menyandang gelar Haji dan Hajjah yang mabrur, masyarakat akan lebih mendengarkan apa yang disampaikan. Saya titip sinergi dan dukungannya untuk kemajuan Kuningan,” pesan Dian Rachmat Yanuar.
Acara penyambutan berlangsung penuh haru dan kebahagiaan, di mana para jemaah disambut hangat oleh keluarga dan kerabat. Bupati berharap lelah fisik para jemaah segera pulih dan keberkahan ibadah haji senantiasa menyertai langkah mereka sekembalinya di bumi Pasundan.
(H.Aboy)

