Kuningan,-Bobotoh Kolot BOBOKO Distrik Kabupaten Kuningan resmi dideklarasikan dan dilantik, Sabtu 6/6/2026. Pengukuhan berlangsung di RM Saung Gunung, Kramatmulya. Organisasi ini mewadahi bobotoh senior untuk menjaga budaya Sunda dan aktif di kegiatan sosial.
Ketua Umum BOBOKO Pusat Kang Yuki hadir langsung bersama jajaran. Turut hadir unsur Pemkab Kuningan, anggota DPRD, tokoh masyarakat, dan bobotoh kolot se-Kabupaten Kuningan. Dr. H. Deni Hamdani, M.Si. dikukuhkan sebagai Ketua BOBOKO Distrik Kuningan.
Plt Kadisporapar Kuningan Aris Sutendi membacakan sambutan Bupati Dian Rachmat Yanuar. Ia mengapresiasi terbentuknya BOBOKO yang bertepatan dengan Persib Bandung juara Liga 1 dua musim beruntun. “Keberhasilan Persib hasil kerja keras, disiplin, dan manajemen baik. Nilai itu harus jadi inspirasi membangun Kuningan,” ujar Aris.
Sementara Kang Yuki menegaskan BOBOKO lahir untuk menjaga identitas budaya Sunda. Filosofi silih asah, silih asih, silih asuh harus jadi pegangan bobotoh. “BOBOKO bukan pemecah, tapi jembatan persaudaraan antar komunitas. Perbedaan bukan alasan menjauh,” katanya. Organisasi yang dirintis 2024 ini kini punya 1.500 anggota dengan distrik di dalam dan luar negeri.
Ia berpesan pengurus Kuningan harus jadi distrik aktif dan solid. “Setelah laga selesai, kita kembali ke keluarga dan tanggung jawab sosial. BOBOKO harus pelopor budaya suporter dewasa yang jadi contoh positif bagi anak muda,” tegas Kang Yuki. Bupati Dian berharap BOBOKO jadi kekuatan sosial yang berkontribusi di bidang kemanusiaan, budaya, hingga pembangunan daerah.
(H. Aboy)

