Kuningan,-Menjelang datangnya Hari Raya Idulfitri suasana haru mulai terasa di tengah masyarakat. Kumandang takbir menggema seakan menjadi penanda bahwa bulan suci Ramadan yang penuh makna akan segera berakhir. Dalam momentum ini, Anggota DPRD Provinsi Jawa BaratDudy Pamuji, SE.,M.SI Fraksi Golkar Mengucapkan Selamat Hari Raya Idulfitri kepada seluruh masyarakat Jawa Barat.
“Idulfitri bukan sekadar hari raya yang dirayakan setiap tahun. akan tetapi Idulfitri adalah sebuah kemenangan yang harus dirayakan setelah kita menjalani ibadah Puasa selama satu bulan dan kembali kepada hati yang bersih, jiwa yang lapang, serta hubungan yang penuh kedamaian dengan sesama.”Ungkap Dudy Pamuji
Dudy mengatakan bahwa Bulan Suci Ramadan adalah pelajaran berharga bagi setiap orang. dengan belajar menahan diri dari amarah, belajar bersabar dalam berbagai keadaan, serta belajar merasakan bagaimana rasanya berbagi dengan sesama yang membutuhkan.
“Selamat Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah. Mohon maaf lahir dan batin. Setelah sebulan penuh kita menjalani Ramadan dengan segala kesabaran dan keikhlasan, semoga Allah SWT menerima seluruh amal ibadah kita dan mengembalikan kita pada fitrah yang suci,” ujar Dudy
Lebih jauh Ramadan juga menjadi bulan yang penuh renungan. Ada doa-doa yang dipanjatkan dengan harapan yang tulus, ada air mata yang jatuh dalam sujud panjang di malam hari, serta ada harapan-harapan yang disimpan dalam hati untuk kehidupan yang lebih baik.
“Ramadan mengajarkan kita untuk lebih peka terhadap sesama. Ketika kita merasakan lapar dan dahaga saat berpuasa, kita belajar memahami bagaimana saudara-saudara kita yang hidup dalam keterbatasan menjalani hari-hari mereka,” pungkasnya.
Sebagai wakil rakyat di Dewan Perwakilan Rakyat Provinsi Jawa Barat mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga nilai-nilai kebersamaan yang tumbuh selama bulan Ramadan. Ia percaya bahwa kekuatan masyarakat terletak pada solidaritas, gotong royong, dan kepedulian terhadap satu sama lain.
“Semangat berbagi yang kita rasakan selama Ramadan jangan sampai berhenti setelah bulan suci berlalu. Justru nilai-nilai itulah yang harus terus kita jaga dalam kehidupan sehari-hari,”Imbuh Dudy Pamuji.
(H.Aboy)

