Kuningan,-Pemerintah Kabupaten Kuningan terus memperkuat sistem keamanan dan pemantauan wilayah berbasis teknologi informasi. Melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), pemerintah daerah kini memasang kamera pengawas berteknologi Pan-Tilt-Zoom (PTZ) di kawasan Pendapa Kabupaten Kuningan, sebagai bagian dari pengembangan sistem pemantauan yang terhubung lintas instansi.
Yang patut diapresiasi, seluruh pembiayaan pengadaan dan pemasangan alat canggih ini sama sekali tidak menggunakan anggaran APBD.
Kepala Diskominfo Kabupaten Kuningan, Drs. Ucu Suryana, M.Si., melalui Kepala Bidang Infrastruktur Teknologi Informasi dan Komunikasi, Heri Juheri, S.Kom., M.A.P., menyatakan pemasangan ini bertujuan meningkatkan efektivitas pengawasan terhadap aktivitas masyarakat maupun kondisi ruang publik dan pusat pemerintahan.
CCTV jenis PTZ yang dipasang mampu bergerak secara horizontal maupun vertikal, serta memiliki kemampuan pembesaran gambar hingga 20 kali lipat. Hal ini memudahkan petugas memantau objek dari jarak jauh secara rinci tanpa harus berada langsung di lokasi.
“Kamera ini dapat berputar mengikuti arah pemantauan dan memiliki kemampuan zoom optik hingga 20 kali. Teknologi ini memberi fleksibilitas bagi operator untuk memantau secara lebih luas dan mendalam sesuai kebutuhan,” ungkapnya saat diwawancarai Kuningan Jabar Info, Rabu (15/7/2026).

Sistem ini tidak berdiri sendiri, melainkan telah terintegrasi dengan Panon Kuningan, Command Center Kabupaten Kuningan, Polres Kuningan, serta Dinas Perhubungan. Berkat keterhubungan ini, segala aktivitas yang terekam dapat dipantau secara langsung dan waktu nyata oleh petugas dari berbagai instansi terkait.
Hingga saat ini, Diskominfo telah memasang CCTV PTZ di lima titik strategis: dua di kawasan Pendapa, dua di Taman Kota, dan satu titik lainnya. Langkah ini menjadi bagian pengembangan infrastruktur digital guna pelayanan publik yang lebih modern sekaligus menjaga keamanan kawasan perkotaan.
Selain PTZ, pihaknya juga mengoptimalkan penggunaan CCTV Analitik, yaitu kamera pintar yang dilengkapi teknologi analisis visual. Salah satu fitur utamanya mampu mengenali dan membaca nomor polisi kendaraan secara otomatis. Teknologi ini sangat membantu pengawasan lalu lintas, penegakan hukum, hingga pelacakan kendaraan apabila dibutuhkan aparat berwenang.
Sementara Saat ini, CCTV Analitik telah terpasang di dua lokasi strategis, yaitu Bundaran Cijoho dan Jembatan Penyeberangan Taman Kota. Kedua titik ini dipilih karena memiliki mobilitas kendaraan yang tinggi.
Lebih jauh Heri menegaskan pengembangan ini tidak berhenti di sini. Pemerintah daerah merencanakan penambahan titik pemasangan CCTV PTZ maupun Analitik secara bertahap sesuai kebutuhan.
“Ke depan jangkauan pemantauan akan terus diperluas. Semakin banyak kamera yang terintegrasi, semakin optimal pula keamanan, ketertiban, pengawasan lalu lintas, dan pelayanan publik bagi masyarakat,” imbuhnya.
Pengembangan sistem ini juga merupakan wujud nyata dukungan Pemkab Kuningan terhadap transformasi digital pemerintahan, guna menghadirkan layanan yang cepat, akurat, responsif, serta menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi seluruh warga.
(H.Aboy)

